Indonesia Open 2016: Pantauan Melalui GDIAnalytics

Indonesia Open tahun 2016 telah berakhir. Di tahun ini, baik negara Cina, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, dan Jepang, masing-masing membawa pulang satu gelar. Pada sektor Ganda Putri, Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi (Jepang) berhasil mengalahkan Yu Yang dan Tang Yuanting (China). Sektor Ganda Campuran dimenangi oleh Xu Chen dan Ma Jin (China) yang mengalahkan Ko Sung Hyun dan Kim Ha Na (Korea). Di sektor Tunggal Putra, Lee Chong Wei (Malaysia) sukses mengungguli Jan O Jorgensen (Denmark). Lee Yong Dae dan Yoo Yeon Seong (Korea) mengalahkan Chai Biao dan Hong Wei (China) di sektor Ganda Putra. Sedangkan, pada sektor Tunggal Putri, Tai Tzu Ying (Taiwan) mengalahkan Wang Yihan (China).

Meski Indonesia tidak membawa pulang satu gelar pun, masyarakat tetap optimis akan masa depan bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor tunggal putra. Hal ini yang ditangkap oleh tim GDILab melalui Twitter Analytics dari GDIAnalytics.

Pada tanggal 29 Mei-3 Juni 2016, tim GDILab menemukan 22,456 percakapan netizen Twitter mengenai Indonesia Open 2016. Di dalam percakapan tersebut, terdapat 1,878 percakapan mengenai Ihsan Maulana Mustofa, pemain tunggal putra Indonesia berusia 20 tahun yang gaya bermainnya mengingatkan kita pada Taufik Hidayat.

Ihsan Maulana Mustofa. Sumber: www.badmintonindonesia.org

Pemain tunggal berusia 18 tahun, Jonatan Christie, juga kerap menjadi perbincangan netizen. Tidak hanya berbakat, ia juga rupawan sehingga menjadi idola banyak wanita. Percakapan mengenai Jonatan Christie mencapai 1,434 pada periode ini.

Jonatan Christie. Sumber: olahraga.kompas.com

Maju terus dunia bulutangkis Indonesia!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *