Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Banyaknya startup yang bermunculan di Indonesia tentunya patut kita apresiasi. Terlebih lagi, banyak startup yang didirikan oleh anak muda Indonesia. Bahkan, berkat kegigihan dan kerja keras mereka, startup yang mereka dirikan berhasil dilirik oleh investor luar hingga akhirnya dikenal oleh dunia. Hebatnya lagi, beberapa startup tersebut telah berkembang menjadi unicorn. Apa saja startup tersebut? Ini dia daftarnya:

  1. Go-Jek

Go-Jek - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Startup pertama asal Indonesia yang kini telah menjelma menjadi unicorn ialah Go-Jek. Startup di bidang transportasi online karya Nadien Makarim ini sukses menerima penghargaan ‘Asean of the Year’ dari The Strait Times, media cetak asal Singapura. Go-Jek sendiri diketahui telah melakukan ekspansi ke empat Negara di Asia Tenggara, yaitu Thailand, Singapura, Vietnam dan Filipina. Bahkan, saat ini Go-Jek telah membuka kantor perwakilan di India.

Pendanaan Go-Jek dimulai dari tahun 2015 oleh DST Global & NSI Ventures dengan jumlah yang tidak disebutkan. Kemudian di tahun 2017, Go-Jek kembali mendapatkan pendanaan dari Sequoia, Warburg dan 8 investor lain sebesar US$550 juta. Menyusul kemudian Tencent Holding & JD.com yang memberikan pendanaan sebesar US$1,2 miliar, pendanaan terbesar untuk startup teknologi di Asia Tenggara.

 

  1. Tokopedia

Tokopedia - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Startup kedua, yakni Tokopedia yang berhasil menyusul Go-Jek dalam meraih status unicorn juga telah dikenal di mancanegara. Marketplace yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada tahun 2009 lalu ini berhasil mendapatkan banyak pendanaan dari investor. Bahkan, Tokopedia sempat memecahkan rekor nilai investasi terbesar di Asia Tenggara. Tokopedia juga merupakan startup Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang berhasil mendapatkan pendanaan sebesar US$100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc. (SIMI).

Rekam jejak pendanaan unicorn yang ini dimulai di tahun 2010 saat mendapatkan pendanaan dari East Ventures, 2011 oleh CyberAgent sebesar US$ 700 ribu, 2012 oleh Beenos Partner, 2013 oleh Softbank, 2014 oleh Softbank sebesar US$ 100 juta hingga yang terbaru adalah pada Agustus 2017 mendapatkan investasi dari Alibaba sebesar US$ 1,1 miliar.

 

  1. Traveloka

Traveloka - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Startup ketiga asal Indonesia yang kini berhasil menjadi unicorn, yaitu Traveloka juga berhasil melebarkan sayapnya di pasar dunia. Tidak hanya di Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara, yakni Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Singapura juga bisa menikmati layanan dari platform travel agent online yang didirikan di tahun 2012 ini. Bahkan Traveloka saat ini juga telah berekspansi ke Australia.

Pendanaan unicorn yang didirikan oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma dan Albert Zhang ini berawal dari East Ventures di tahun 2012 yang jumlahnya dirahasiakan, kemudian 2013 mendapatkan pendanaan dari Global Founder. Hingga di tahun 2017, Traveloka mendapatkan pendanaan dari Sequioa, East Ventures, JD.com & Hillhouse Capital dan US$350 juta dari Expedia.

 

  1. HijUp

Hijup - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Masuk ke industri fashion, HijUp sebagai e-commerce B2C (business to customer) dengan konsep fashion mall yang spesifik menjual barang-barang fashion wanita muslim di Indonesia mampu menunjukkan eksistensinya di pasa global. Bisnis yang didirikan oleh Diajeng Lestari pada tahun 2011 ini melebarkan sayapnya di Malaysia, Singapura, Australia, Negara-negara Timur Tengah hingga Negara-negara di benua Eropa bahkan di Amerika Serikat. HijUp sendiri memaksimalkan potensi desainer Indonesia di pasar dunia.

HijUp sendiri pernah mendapatkan pendanaan putaran kedua seed funding senilai lebih dari Rp 13 miliar yang berasal dari Fenox Capital, 500 Startups dan EMTEK di tahun 2015. Setelah sebelumnya HijUp mendapatkan pendanaan pertama dengan nilai yang tidak diumumkan. Bahkan kabar mengejutkan muncul di tahun 2018, yaitu HijUp mengakuisisi Haute-Elan, sebuah platform marketplace terbesar di Inggris Raya.

 

  1. PicMix

PicMix - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

PicMix merupakan aplikasi photo sharing dan editing yang didirikan tahun 2012 oleh Calvin Kizana. Dalam kurun waktu dua bulan sejak peluncurannya, aplikasi ini telah diunduh oleh sebanyak 1 juta pengguna dan melonjak hingga 27 juta user di tahun 2016. Penggunanya pun juga tersebar di berbagai Negara seperti Afrika Selatan, India dan Negara lain di benua Asia dan Afrika.

Mengenai pendanaan, PicMix pernah mendapatkan pendanaan seri A senilai US$3 juta di tahun 2016. Sebanyak US1 juta diberikan oleh Gobi Partners dan sisanya tidak disebutkan investornya. Sebelumnya, PicMix sendiri telah mendapatkan pendanaan tahap awal dari Erajaya Group.

 

  1. Bridestory

Bridestory - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Bridestory adalah platform yang memudahkan calon pengantin dalam merencakan pernikahan dengan jutaan inspirasi dari 15.000 vendor pernikahan di lebih dari 50 negara. Didirikan oleh Kevin Mintaraga, kini Bridestory telah berkespansi ke Negara lainnya, yakni Singapura, Filipina dan Australia.

Bridestory sendiri pernah mendapatkan pendanaan di bulan Agustus 2014 lalu dari sejumlah investor. Hingga di 2015, Bridestory kembali mendapatkan pendanaan seri A yang dipimpin oleh Rocket Internet Group dan diikuti oleh Sovereign’s Capital, East Ventures dan Fenox VC. Kemudian juga diikuti oleh dua investor baru, yaitu Skystar Capital dan Lippo Digital Ventures.

 

  1. Sweet Escape

sweet escape - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Startup lainnya adalah Sweet Escape, platform yang mempertemukan seseorang (konsumen) dengan fotografer profesional. Startup yang didirikan oleh David Soong pada tahun 2015 ini telah berekspansi ke Filipina dan bisa digunakan di lebih dari seratus Negara di dunia. Saat ini, Sweet Escape sendiri telah memiliki lebih dari 100 karyawan yang tersebar di Jakarta, Singapura dan Manila.

Di tahun ini, Sweet Escape mendapatkan putaran pendanaan baru dalam seri A yang nilainya mencapai $6 juta atau setara dengan Rp 84,8 miliar yang rencananya akan dialokasikan untuk pengembangan teknologi AI guna kapabilitas platform. Pendanaan ini diberikan oleh Openspace Ventures dan Jungle Ventures dengan keterlibatan Burda Principal Investments dan investor lainnya. Sebelumnya, di tahun 2018 startup ini telah mendapatkan pendanaan awal senilai $1 juta yang dipimpin oleh East Ventures.

 

  1. Investree

 

Investree - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Startup yang didirikan oleh Adrian Gunadi ini adalah fintech yang menawarkan layanan peminjaman peer to peer (P2P lending). Investree mempertemukan pihak peminjam (borrower) dengan pemberi pinjaman (lender). Siapa saja bisa berinvestasi di sini sebagai borrower.

Bahkan di akhir tahun 2018, Investree melakukan ekspansi ke Thailand setelah mendapatkan pendanaan seri B dari enam investor lokal dan internasional. Investor tersebut diantaranya adalah SBI Holdings, Mendiri Capital Indonesia, Persada Capital, Endeavor Catalyst, 9F Fintech Holdings Group dan Kejora Venture. Kabar terbaru di tahun ini, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengeluarkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk menjadi lender di Investree.

 

  1. iGrow

igrow - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Lain lagi dengan iGrow, platform ini hadir untuk membantu para petani lokal dengan mengoptimalkan lahan yang belum diberdayakan secara maksimal agar bisa menghasilkan produk pertanian yang berkualitas tinggi. Dilansir dari situs iGrow, di pasar Indonesia sendiri iGrow berhasil mempekerjakan 7.500 lebih petani di 2500 hektar lebih lahan serta memperoleh hasil panen yang berkualitas.

Dilansir dari CNN Indonesia, di tahun 2016 iGrow mendapatkan pendanaan dari dua pemodal ventura, yaitu East Ventures dan 500 Startups dengan jumlah yang tidak diungkap. Bahkan, di pertengahan tahun lalu, bisnis yang didirikan pada September 2014 ini telah menyalurkan dana hingga Rp 80 miliar kepada lebih dari 3.500 petani. Kini, startup yang didirikan oleh Andreas Senjaya, Muhaimin Iqbal dan Jim Oklahoma ini tengah mengincar lahan pertanian di Negara lain seperti Turki dan Jepang.

 

  1. eFishery

efishery - Deretan Startup Anak Bangsa yang Mendunia

Terakhir, ada startup di bidang akuakultur, yaitu eFishery. Teknologi yang dimiliki oleh startup ini adalah sistem cerdas yang mampu mengotomasi pemberian makan ikan dan udang serta mendeteksi nafsu makan ikan. Sistem eFishery juga mampu mencatat setiap pemberian makan secara real-time. Startup yang didirikan oleh Gibran Huzaifan di tahun 2012 mampu go International dengan diraihnya juara pertama dalam ajang Get In the Ring (GITR), sebuah kompetisi startup di Rotterdam, Belanda, yang diadakan oleh Erasmus Centre for Entrepreneurship di tahun 2014 lalu.

eFishery sendiri telah mendapatkan pendanaan Pra-seri A di tahun 2015 yang dipimpin oleh perusahaan dana investasi asal Belanda, Aqua-Spark dan diikuti oleh VC asal Indonesia, Ideosource. Di tahun 2018, eFishery kembali mendapatkan pendanaan Seri A sebesar US$4 juta yang diberikan oleh Aqua-spark, Wavemaker Partners, 500 Startups dan lembaga pendanaan lainnya. eFishery sendiri telah mendapatkan profit dengan tingkat pertumbuhan mencapai 261 kali lipat dalam dua tahun terakhir. Kabar lainnya adalah, layanan eFishery telah digunakan di 67 daerah yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia dan kini tengah menjalankan proyek perdana di Bangladesh, Thailand dan Vietnam.

Nah itu dia startup Indonesia yang berhasil menembus pasar dunia. Masih ada startup karya anak bangsa lainnya yang berhasil membuktikan kreativitas dan kerja keras mereka hingga diakui oleh mancanegara. Semoga semakin banyak startup lain yang menyusul prestasi mereka.