Ikuti Instagram, Facebook Juga Uji Coba Sembunyikan Likes

Ikuti Instagram, Facebook Juga Uji Coba Sembunyikan Likes

Diketahui sejak April lalu, Instagram tengah melakukan uji coba menyembunyikan fitur like. Hal ini rupanya juga dilakukan oleh Facebook, yang memutuskan juga akan menghapus fitur like. Uji coba ini dimulai di Australia dan telah dikonfirmasi oleh pihak Facebook pada Kamis (26/9) lalu.

Tidak hanya fitur like saja, fitur reaction pun nantinya juga akan disembunyikan. Dalam tampilannya nanti, jumlah like dan reaction tidak akan terlihat oleh user lain dan hanya akan bisa dilihat oleh si pemilik status. User lain hanya akan melihat ‘nama akun dan lainnya’ yang menyukai postingan tersebut. Penyembunyian like dan reaction ini juga akan berlaku pada postingan iklan.

“Kami sedang menjalankan tes terbatas di mana seperti reaksi dan jumlah tayangan video dibuat secara pribadi di Facebook,” kata juru bicara Facebook yang dilansir dari CNET.

Bahkan rencana ini juga sempat diungkap oleh peneliti software, Jane Manchun Wong yang kemudian diunggah di Twitter miliknya. Ia mengatakan bahwa dirinya menemukan kode pemrograman yang menunjukkan jumlah like sebuah postingan di Facebook bisa disembunyikan dari pengguna lain, kecuali si pemilik status.

Ikuti Instagram, Facebook Juga Uji Coba Sembunyikan Likes

Screenshot uji coba fitur hide like di Facebook dari Jane Wong di Twitter miliknya.

Alasan disembunyikannya fitur likes dan reaction di Facebook ini juga tidak jauh berbeda dengan Instagram, yakni untuk menurunkan gangguan kesehatan mental pengguna. Selain itu, fitur like juga dianggap dapat mendorong kecemasan bagi pengguna dan lebih menunjukkan media sosial sebagai tempat untuk berkompetisi dibanding wadah untuk mengekspresikan perasaan pengguna.

Bahkan dilansir dari Kumparan yang mengutip survey dari Royal Society for Public Health pada pekan lalu juga mengungkap bahwa tombol like dianggap sebagai fitur paling ‘beracun’ dalam media sosial oleh pengguna di Inggris.

Pihak Facebook mengatakan jika uji coba ini mencoba untuk mengumpulkan umpan balik untuk memahami apakah perubahan ini akan meningkatkan pengalaman seseorang. Jika uji coba ini berhasil, maka Facebook juga akan memperluas sembunyikan kedua fitur ini di beberapa Negara lainnya.

Bagaimana pendapat anda mengenai hal ini? Apakah anda termasuk salah satu yang setuju atau tidak setuju akan hal ini?