7 Kesalahan dalam Instagram Marketing yang Tidak Boleh Terulang

Saat ini Instagram merupakan salah satu media sosial yang menjadi andalan bagi hampir semua brand atau produk dalam menjalankan strategi marketing. Mengapa Instagram? Pada dasarnya manusia menyukai hal-hal yang mengandung unsur  visual. Tak heran, content dalam bentuk gambar mempunyai tingkat popularitas yang lebih tinggi.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan sebagai entrepreneur?  Apakah dengan memanfaatkan Instagram saja sudah cukup untuk menyebarkan content berbentuk gambar? Tentu saja tidak. Beberapa kesalahan dalam Instagram marketing berikut ini sebaiknya Anda hindari jika ingin produk atau brand Anda sukses:

1. Tidak berinteraksi dengan konsumen

Inilah kesalahan nomor satu yang tidak boleh terulang dalam setiap social media marketing. Apabila konsumen mengisi kolom komentar atau mengajukan pertanyaan, pastikan Anda membalasnya. Berinteraksi di media sosial akan memudahkan Anda dalam membangun hubungan dengan konsumen. Hal ini tentunya akan memberi efek yang baik bagi bisnis Anda ke depannya.

 2. Mengunci akun

Kesalahan kedua yang paling tidak boleh dilakukan adalah mengunci akun brand atau produk Anda. Mengunci foto dan video untuk akun personal masih bisa dimaklumi karena merupakan bagian dari privasi setiap orang. Namun apabila Anda mengunci akun brand atau produk Anda adalah kesalahan yang fatal. Hal ini dapat menghilangkan kesempatan produk Anda dijangkau oleh orang-orang di luar pengikut akun Anda.

3. Posting foto atau video secara sembarang

Jika pada akun pribadi Anda bebas untuk mengunggah foto apapun, hal ini tidak berlaku bagi akun brand atau produk Anda. Dengan mengunggah foto yang tidak ada kaitannya dengan brand atau produk Anda, akan menunjukkan ketidakprofesionalan.

4. Kualitas foto yang buruk

Percaya atau tidak, bahwa kualitas gambar atau video di akun bisnis Anda akan mencerminkan dari kualitas produk dan layanan yang akan diberikan. Kualitas foto yang buruk bisa diartikan seperti foto yang blur, terlalu gelap atau terang, dan lain-lain. Tidak perlu menggunakan alat yang mahal untuk membuat foto atau video yang bagus, Anda dapat menggunakan alat yang Anda punya dan memaksimalkan fungsinya.

5. Tidak menggunakan hashtag secara benar atau tidak menggunakan sama sekali

Dalam Instagram marketing, hashtag merupakan salah satu  komponen yang wajib ada. Pastikan hashtag yang Anda gunakan mudah untuk dicari dan sesuai dengan brand atau produk Anda. Jika Anda bingung menentukan hashtag apa yang sesuai, sebaiknya Anda mencari tahu melalui GDILab.com. Tools dari GDILab.com memungkinkan Anda untuk dapat menggunakan fitur keyword mapping dan related hashtag untuk mendapatkan ide seputar hashtag yang berkaitan dengan brand atau produk Anda. Selain itu, tidak menggunakan hashtag dapat menutup kemungkinan masyarakat luas untuk menemukan brand atau produk Anda.

6. Tidak konsisten

Konsisten adalah kunci. Pastikan Anda mengelola akun bisnis Anda secara konsisten, misalnya dengan mengunggah dua foto atau video setiap harinya. Apabila Anda tidak konsisten, lagi-lagi anggapan tidak profesional akan melekat pada diri Anda.

7. Tidak melakukan proofreading

Proofreading merupakan hal yang terkadang sepele namun bisa menjadi kesalahan yang fatal apabila melewatkannya. Kesalahan penulisan huruf maupun grammar akan membuat Anda terlihat tidak profesional dan ceroboh.

Setelah menyimak tujuh ulasan di atas, tentunya kesalahan-kesalahan dalam Instagram marketing yang biasanya Anda lakukan dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *