Pokemon Go: Pantauan Melalui GDIAnalytics

Pokemon Go menjadi sebuah fenomena. Permainan augmented reality ini sukses membuat orang-orang berjalan-jalan mencari Pokemon karena konsepnya yang menggunakan Global Positioning System (GPS). Meski belum dirilis secara resmi di Indonesia, pembicaraan tentang Pokemon Go sudah ramai di media sosial Twitter. Pada tanggal 9-13 Juli 2016, total percakapan Pokemon Go mencapai 28,328 posts dari 19,301 kontributor dengan exposure sebanyak 528,147,562! Angka fantastis ini didapatkan tim GDILab dengan menggunakan GDIAnalytics.

Sumber: www.duniaku.net

Dengan cakupan Indonesia, ternyata Jakarta menjadi kota yang paling banyak memperbincangkan Pokemon Go yaitu sebesar 9%, meliputi Jakarta Pusat sebesar 1,982 posts atau sebanyak 7%, sedangkan Jakarta Selatan mengumpulkan 566 posts atau 2%. Kota-kota selanjutnya adalah Bandung, Tangerang, dan Yogyakarta masing-masing sebesar 3%, serta Surabaya sebesar 2%.

Sumber: www.theverge.com

 

4 Artis dan Selebtweet Ini Ikut Berkontribusi

Pada periode ini, sejumlah artis dan selebtweet juga ikut berkicau mengenai Pokemon Go melalui akun mereka. Di antaranya ada Oka dengan akunnya @daraprayoga_ yang menghasilkan 8 posts. Salah satunya gurauan ini.

Lalu ada Alexander Thian dengan akunnya @aMrazing yang menghasilkan 2 posts. Apa jawaban Anda untuk pertanyaannya ini?

Selanjutnya, ada 7 posts dari Alitt Susanto atau @shitlicious, salah satunya tentang “Pokemon cupu”.

Terakhir, ada komedian Ernest Prakasa yang mengingatkan untuk lebih berhati-hati melalui akunnya @ernestprakasa yang menghasilkan 2 posts mengenai Pokemon Go.

 

Keempat akun tersebut membuktikan bagaimana setiap orang memiliki pemikiran masing-masing mengenai suatu topik yang dituangkan ke dalam media sosial Twitter. Sebagai pelaku bisnis, Anda pun bisa mendapatkan digital market insight dari Twitter untuk membantu bisnis Anda merancang strategi pemasaran yang tepat sasaran. Buat akun di GDIAnalytics, lalu create project yang Anda inginkan. Salam sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *