Era revolusi industri 4.0 yang dihadapi Indonesia berpengaruh terhadap tren profesi di tahun 2020. Tentunya kita harus tahu berbagai profesi yang bersinggungan langsung dengan teknologi agar kita mampu bersiap diri menghadapi tantangan yang ada. Kemnaker juga mengatakan bahwa ada tiga tantangan utama yang saat ini tengah dihadapi sektor ketenagakerjaan di Indonesia, yakni angkatan kerja, bonus demografi dan era revolusi industri 4.0. Maka dari itu, diperlukan adanya kesiapan SDM terutama generasi millennials dan Z untuk bisa menghadapi serta mengikuti era transformasi teknologi yang begitu cepat ini.

Bayu Janitra, CEO TopKarir mengatakan bahwa menurut laporan ‘The Future of Jobs’ World Economic Forum’, ada tiga profesi yang berkaitan dengan teknologi yang paling banyak dicari hingga 2024 adalah:

  1. Data Analyst
  2. Digital Marketing
  3. Back-End Programmer
  4. Security Analyst
  5. Application Software Developer.

Mari kita bedah profesi ini satu-persatu:

Data Analyst sendiri merupakan sebuah profesi yang berkaitan dengan analisis data. Dilansir dari Morning Future, profesi ini menuntut seseorang untuk memahami asal-usul data dan pendistorsiannya dengan cara menganalisis data-data tersebut. Adapun cara menganalis data-data tersebut dengan menggunakan teknologi khusus.

Sementara itu, Digital Marketing adalah sebuah profesi dengan bertanggung jawab terhadap model pemasaran yang salurannya menggunakan saluran digital, seperti mesin pencari (search engine), website, media sosial (social media), email, dan aplikasi mobile.

Back-End Programmer adalah seseorang yang bekerja di bagian belakang layar dari sebuah website. Bahasa pemograman untuk back-end development diantaranya adalah PHP, Ruby, Python, dan banyak lainnya.

Lalu, Security Analyst adalah profesi yang bertugas untuk merancang, melaksanakan ataupun memantau langkah-langkah keamanan untuk melindungi jaringan komputer dan informasi di dalam sebuah perusahaan. Profesi ini memegang peranan penting untuk mengontrol keamanan dan kerahasiaan file digital serta infrastruktur elektronik vital.

Terakhir, Application Software Developer adalah profesi dengan tanggung jawab mengembangkan, menciptakan dan memodifikasi software aplikasi komputer atau program. Profesi ini juga menganalisa kebutuhan pengguna, merancang dan mengembangkan solusi software.

Profesi di Bidang Teknologi yang Paling Banyak Dicari di Tahun 2020

 

Kuncinya adalah Kuasai Basic Skill Ini

Bayu Janitra juga mengatakan bahwa untuk menghadapi perkembangan ini, terdapat basic skill yang harus kita miliki, “keahlian umum terkait kualifikasi pekerjaan di bidang teknologi diantaranya adalah networking, analisa sistem, membuat struktur database dan dasar pemograman serta logika dasar,” ujar Bayu. Ditambah lagi, industri yang akan berkembang ke depannya adalah industri yang bersinggungan langsung dengan teknologi, seperti fintech, layanan on-demand, cloud computing dan software as a a service (SaaS).

Bayu juga menambahkan fakta lainnya, yaitu menurut laporan ‘The Future of Jobs’ World Economic Forum akan ada 4,75 juta pekerja administrasi di sekitar 18 negara yang terancam dirumahkan karena disrupsi teknologi hingga 2020 mendatang. Namun, di sisi lain lapangan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tinggi akan semakin meningkat, karena pekerjaan dengan keterampilan rendah akan digantikan dengan otomasi.

Dengan adanya fakta ini, tentunya anak muda, terutama generasi Y & Z yang akan mengalami bonus demografi harus menyiapkan diri, “jangan mudah puas, kita harus terus menambah wawasan dan keterampilan mengasah kemampuan berkomunikasi kita agar bisa bersaing dan bisa mengambil bagian dari membangun Bangsa,” ujar Bayu. Ia juga menambahkan pentingnya mengembangkan soft skill dan hard skill yang sesuai dengan perkembangan zaman di masa depan.