Memaksimalkan Page Info: Ide dari Restoran Cepat Saji

Sumber: www.artworkbyjaneen.com

Sebagai pelaku bisnis, tentunya Anda memanfaatkan keberadaan Facebook Fan Page untuk memasarkan produk. Namun, beberapa dari Anda mungkin mengalami kendala dalam mendeskripsikan brand Anda pada laman Page Info yang disediakan Facebook Fan Page. Padahal, laman ini penting untuk membantu audiens mendapatkan gambaran mengenai brand Anda.

Beberapa waktu lalu, tim GDILab menganalisis data mengenai 5 restoran cepat saji yang paling banyak dibicarakan di media sosial Twitter. Berangkat dari hasil tersebut, kami tertarik mengamati bagaimana kelima brand ini mendeskripsikan restoran mereka di platform media sosial Facebook. Jika Anda ingin memaksimalkan laman Page Info dari bisnis Anda (Apalagi jika bisnis Anda bergerak di bidang kuliner), maka artikel ini memang untuk Anda.

Pizza Hut Indonesia (Official)

Akun Fan Page Pizza Hut Indonesia (Official) tidak mencantumkan banyak informasi pada laman Page Info-nya. Pizza Hut Indonesia memanfaatkan Short Description dengan kalimat singkat yang mampu menggambarkan garis besar dari restoran. Kemudian, pada Company Overview, penjelasan mengenai Pizza Hut Indonesia berangkat dari sejarah restoran ini didirikan.

pizza hut

KFC

Berbeda dengan Pizza Hut Indonesia, akun Fan Page KFC mengisi Page Info dengan menggunakan lebih banyak kolom. Mulai dari Short Description, Company Overview, Long Description, Mission, Awards, hingga Products, dimanfaatkan oleh KFC demi memberikan gambaran yang komprehensif mengenai restoran ini kepada pengunjung Fan Page. KFC cukup mengisi Short Description dengan tautan akun Twitter-nya.

kfc

McDonald’s

Berbeda dengan dua restoran sebelumnya, Fan Page McDonald’s tidak menggunakan Company Overview untuk mendeskripsikan gambaran umum restorannya. McDonald’s cukup mengisi Short Description dengan tagline mereka yaitu “I’m lovin’ it!”, sementara Long Description cukup diisi dengan keterangan bahwa Fan Page tersebut adalah Fan Page resmi McDonald’s. Tak lupa, McDonald’s mencantumkan daftar produk pada kolom Products.

mcd

Hoka Hoka Bento

Restoran yang menghidangkan makanan Jepang Hoka Hoka Bento memanfaatkan sejumlah kolom lain yang tidak digunakan oleh tiga restoran sebelumnya. Kolom-kolom tersebut adalah Hours, Price Range, Cuisine, Parking, Attire, Payment Methods, Services, dan Serves. Berbeda dengan McDonald’s yang mencantumkan keterangan mengenai resminya Fan Page pada kolom Long Description, Hoka Hoka Bento menempatkannya di kolom Short Description. Dengan penyampaian dalam bahasa Inggris, Hoka Hoka Bento justru tidak memanfaatkan kolom Products seperti KFC dan McDonald’s.

hokben

Domino’s Pizza Indonesia

Sama seperti Hoka Hoka Bento, akun Fan Page Domino’s Pizza Indonesia juga menggunakan bahasa Inggris untuk mendeskripsikan restorannya. Domino’s Pizza Indonesia cukup memanfaatkan kolom Short Description, Company Overview, Long Description, Mission, dan Products, dalam memberikan informasi kepada pengunjung Fan Page. Namun, berbeda dari empat restoran sebelumnya, Domino’s Pizza Indonesia menggunakan Long Description untuk menjelaskan aturan kepada siapapun yang memasukkan konten ke dalam akun Fan Page miliknya.

dominos

Setiap restoran memiliki caranya masing-masing dalam mengisi laman Page Info akun Facebook Fan Page mereka. Namun, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu agar pengunjung Fan Page mendapatkan informasi sekomprehensif mungkin mengenai restoran mereka. Nah, semoga kelima laman Page Info restoran cepat saji memberikan pencerahan bagi Anda yang ingin memaksimalkan laman Page Info dari brand yang Anda kelola.

 

* Mau meningkatkan penjualan bisnis dan popularitas diri Anda di media sosial? SocialMeter.id bisa menjadi solusi yang Anda pilih. SocialMeter.id merupakan produk dari GDILab.com yang dapat memberikan arahan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil untuk membantu meningkatkan penjualan, reach, exposure, dan engagement di akun media sosial mereka. Tidak hanya itu, SocialMeter.id juga dapat membantu para influencers, buzzers, bloggers, dan selebgram meningkatkan popularitas mereka di tiga media sosial: Twitter, Facebook Page, Instagram. Harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau, pemilik usaha mikro/kecil, dan para influencers cukup membayar Rp 100.000 per-bulan atau Rp 500.000 per-tahun. Masukkan kode SM07, untuk mendapatkan diskon sebesar 10%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *